303palace.com
UangPoker.com
  • Angry
  • Annoyed
  • awesome
  • Cool
  • Crying
  • Depressed
  • Friendly
  • Geeky
  • Happy
  • Innoncent
  • Piratey
  • Poorly
  • Secret
  • Shy
  • Page 2 of 2 FirstFirst 12
    Results 11 to 11 of 11

    Thread: [STW story] Siska rasa buah local640 days old

    1. #1
      cocorico's Avatar
      [ds2] Master of Honor
      bila hati ini lelah menghadapi
      smuanya
       
      Poorly
       

      Status
      Offline
      Join Date
      Oct 2012
      Location
      selangkangan
      Posts
      549
      Gender

      Thanks
      0
      Thanked 40 Times in 17 Posts

      Talking [STW story] Siska rasa buah local

      Begitulah kejadiannya yang begitu cepat berlalu dan tidak terasa satu tahun sudah perselingkuhan ini berlangsung. Dan kebetulan juga suami Mbak siska juga suka berselingkuh seperti yang dituturkan Mbak Siska ke aku.
      Namaku Syamsul.. Tinggi 175 cm. Hobby main mancing, travellling dan sports. Aku punya kebiasaan kalau aku bercinta suka menggunakan buah-buahan seperti: anggur, cherry, duku, madu, es cream, coklat dll. Makanya aku sering dibilang penjual buah-buahan surgawi. Dan kebiasaanku yang lain adalah aku paling suka kalau berkencan dengan wanita yang umurnya lebih tua dari aku. Seperti kisahku ini.
      Namanya siska, seorang ibu muda umurnya 37 tahun, hidup bahagia dengan satu orang anak dan suami kaya. Perkenalanku pertama berawal di sebuah restoran di seputaran kota Magelang. Pada saat aku makan dengan teman-teman yang kebetulan aku juga kenal dengan pemilik restoran itu, seperti biasa disana ada live music setiap malam minggu. Aku duduk di meja agak paling belakang, sementara Ibu Siska dan teman wanitanya duduk bersebelahan denganku. Dari pertama aku ngelihat dia, aku sudah tertarik dengan gaya dan wajahnya yang cantik dengan pakaian sexynya. Hanya saja Ibu ini kayaknya tidak memperhatikan aku. Mungkin karena sifat wanita memang begitu atau mungkin Ibu ini jinak-jinak merpati ya? Who knows.
      Lamunanku dikejutkan dengan dipanggilnya namaku oleh penyanyi yang ada di depanku yang kebetulan aku kenal karena aku sering ke-restoran ini setiap malam minggu. Aku berdiri untuk menjadi tamu kehormatan dan disuruh menyanyikan beberapa lagu untuk para tamu di-restoran ini. Kemudian aku nyanyi lagunya Ebit G Ade sambil main keybord. Dan ketika aku nyanyi, ternyata Ibu siska memperhatikan aku terus. Matanya seperti tidak berkedip sedikitpun melihatku nyanyi.
      Setelah dua tembang aku nyanyikan, aku kembali duduk dan menyantap hidangan malam itu. Beberapa menit kemudian pelayan restoran itu datang menghampiriku dan membawa secarik kertas yang isinya.
      “Tolong hubungi, di nomer ini setelah pukul 22.00 WIB.. Siska"
      Pukul 22.00 WIB tepat aku telpon Ibu Siska.
      “Hallo.. Ini Ibu Siska ya..?” tanyaku deg-degan.
      “Pasti.. Syamsul.. ya?” jawab Ibu Siska singkat.
      “Lo.. Kok tahu nama saya, kan belum kenalan?” jawabku mencoba untuk tenang.
      “Ya.. Aku sudah tahu nama kamu dari Mbak Junet, penyanyi wanita itu.. Dan katanya kamu pinter nyanyi dan sedikit nakal..!” jawabnya lagi.
      Menurut pengalamanku kalau ada cewek yang ingin tahu dataku, ini pasti ada udang dibalik batu.
      “Mmh.. saya bisa ketemu ibu nggak malam ini?” tanyaku mulai berani.
      “Mmh.. Boleh tapi sekedar ngobrol aja ya Syamsul..?” jawab Ibu Siska rada was-was.
      “Ok.. Dech.. barangkali saya bisa menghibur Ibu di malam minggu ini walau hanya lewat tembang.”
      Setelah aku tutup HP-ku, aku meluncur untuk menjemput Ibu Siska di suatu tempat. Kemudian kami meluncur ke sebuah pantai di Jogja. Disana kami cerita banyak dan banyak sekali pertanyaan yang ternyata dia suka akan suaraku waktu aku nyanyi. Katanya mengingatkan akan nostalgianya dulu.
      “Sekarang kamu tidak boleh lagi memanggil saya Ibu, tapi Mbak siska. Ok..?”
      “Baiklah Mbak siska cantik dan sexy.!!” jawabku mulai menggoda.
      “Mumpung suami Mbak lagi pameran di luar negeri, gimana kalau saya ajak Mbak nyanyi di sebuah karaoke. Dan senang sekali rasanya kalau saya bisa mendengar suara merdu Mbak siska,” tanyaku memuji.
      Dengan bahasa tubuh Mbak siska aku sudah mengerti maksudnya. Dan tanpa pikir panjang aku meluncur ke sebuah Karaoke. Sengaja aku nyanyikan lagu-lagu melankolis. Dan aku pura-pura nggak dengar ketika dia menanyakan sesuatu, agar aku bisa lebih dekat ke wajahnya. Dan.. Mmmh.. tercium aroma khas farfum Etine Eighner yang dia pakai. Ketika kusentuh tipis bagian pipinya dengan hidungku, dia pun menggeLiat manja penuh harap. Dan ketika kudekati bibirnya, Mbak siska pun melumat bibirku dengan mesra.
      “Mmmh rasa strawberry..” tanyaku nakal.
      “Apanya yang rasa strawberry..?” jawab Mbak siska kaget
      “Bibirnya Mbak siska.. Rasa strawberry.. dan sudah saya rasakan. Dan saya kepingin sekali merasakan enaknya rasa juice melonnya Mbak siska..?” tanyaku sambil melirik ke bagian bawah perutnya Mbak siska
      Mungkin Mbak siska sudah mengerti maksudku. Dan sambil berciuman, tangaanya mulai berani meraba-raba celanaku yang dalamnya sudah kepanasan minta keluar. Kupegang pundak Mbak siska, sementara tangan kiriku perlahan-lahan kubuka kancing celananya sambil kuturunkan bibirku ke kedua gunung kembarnya. Yang sebelumnya sudah aku olesi dengan madu sachet yang aku beli di Apotik.
      “Ochh.. Enak Sekali. Dan untuk pertama kalinya aku ngeseks pakai madu segala.. Untuk apa syamsul.. Ohh..?” tanya Mbak siska dengan nafas nggak teratur.
      “Ya.. Beginilah caranya kumbang menghisap madunya!” jawabku sekenanya.
      Kemudian madunya aku teteskan dari pusar sampai ke bibir vagina Mbak siska. Perlahan-lahan kujilati bagian yang paling sensitif itu. Nampak tubuh Mbak siska terguncang saking gelinya karena daerah klitorisnya aku sentuh dengan lidahku. Bulu kemaluannya yang tampak rapi sehabis di cukur menambah nuansa kegairahanku untuk menyedot Mrs. V-nya dan belahan kemaluannya bagai buah kedondong dibelah, nampak merah dan bersih.
      “Terus syam.. Jangan dilepas Ochh..!”
      “Sayang.. Aku nggak kuat.. Geli sekali.. Masukin.. Auhch!” pinta Mbak siska
      Karena lidahku juga sudah capek.. kemudian aku buka celanaku dan dengan posisi Mbak siska bersandar di sofa, Perlahan tapi pasti penisku aku masukin dan..
      “Ochh.. Syamsul kenceng banget punyamu..!”.
      “Terusin.. Wow.. Shhsshh” sebenarnya Mrs.V-nya Mbak siska ternyata masih Oke buktinya penisku dicengkeramnya.
      “ohh.. Masuk semua Mbak.. Wow..” kataku sambil kukilik pentil vaginanya sampai keluar lendir dan tampak basah.
      Kemudian leherku ditariknya lalu melumat bibirku penuh nafsu. Kukocok vaginanya dengan penisku. Sementara Mbak siska berteriak-teriak kecil menahan geli. Dan aku bersyukur karena suara musicnya keras. Bisa dimarah kalau ketahuan ngeseks di tempat karaoke.
      “Sayang.. Aku sudah nggak kuat.. Mau keluar achh..” pinta Mbak siska penuh keringat.
      Dan dengan sedikit goyang, punggungku dicengkeram tangan Mbak siska dengan kuat sekali dan..
      “Ochh.. Sayang.. Aku keluaar uhh.. sshh,” suara Mbak siska dengan puncak kenikmatannya.
      Sementara aku masih geli dengan penis yang masih kenceng memaksa untuk memompa vaginanya Mbak siska untuk kesekian kali sampai aku mandi keringat, limabelas menit kemudian..
      “Mbak siska.. Aku hampir keluar.. Ochh.. Crot.. Crot.. Crot” spermaku keluar dan nyembur di pusar Mbak siska yang putih bersih Itu.
      Sekitar tiga jam aku dan Mbak siska di Karaoke, kemudian aku antar Mbak siska pulang. Kulihat disekeliling rumah dalam keadaan sepi, yang ada hanya pembantu dan anaknya yang semuanya pada tidur. Sebenarnya aku hendak mau pulang karena teman-teman pasti sudah nunggu kedatanganku. Tapi tanganku enggan dilepas Mbak siska. Kayaknya Mbak siska masih kepingin aku disini menemani rasa kesepian ditinggal suaminya pameran ke luar negeri.
      “Sayang.. temanin aku malam ini ya? Kalau sendiri aku borring. Please Say..? pinta Mbak siska berulangkali.
      Selanjutnya karena sedikit dipaksa, dan kebetulan aku juga ingin menikmati tubuhnya lagi. Akhirnya aku bermalam di rumahnya
      Mbak siska. Sebelum ke kamar aku sempatin ambil buah dikulkasnya. Aku pilih buah Apple Malang. Lalu aku masuk ke kamar Mbak siska yang sudah dari tadi nunggu dengan menggunakan pakaian sexynya. Ya.. Lagi-lagi pakaian sexy kesukaanku.
      Kembali aku dan Mbak siska bermain cinta aLias ngeseks di kamar yang telah didesain rapi dan artistik. Setelah fore play selama limabelas menit, aku masuk ke kamar mandi sambil membawa buah apple. Kemudian applenya aku lubangi seukuran penisku. Lalu aku keluar dan Mbak siska sontak kaget melihat penisku dibungkus apple.
      “Gila kamu..?” sahut Mbak siska dengan wajah geli, heran dan sedikit gemas.
      “Ini yang saya mau.. Mbak kan suka buah-buahan. Sekarang Mbak tinggal makan sedikit-demi sedikit applenya sambil mencicipi aroma penis rasa apple saya,” jawabku meminta Mbak siska untuk segera melakukannya.
      Dan tanpa pikir panjang penisku sudah disedotnya bak permen lolipop.
      “Ahh.. Ushh..!” suaraku mendesis menahan geli.
      Dan mulut Mbak siska pun semakin aktif mengulum penisku. Semakin kebawah mulutnya mengulum buah pelirku sampai aku nggak kuat menahan geli.
      “Mmhh tepat sekali Penis dengan rasa buah apple,” sahut Mbak siska girang.
      Setelah itu seperti yang aku minta ke Mbak siska agar sama-sama saling melumat kemaluan dan itu memang terjadi.
      Wow.. Aku dan Mbak siska berteriak bersama menahan geli. Selanjutnya..
      “Masukin yuk.. Sayang?” tanya Mbak siska.
      “Kutahu yang kau mau?” jawabku sambil mencoblos vaginanya Mbak siska.
      Cukukp lama aku mengocok lubang vaginanya, dan akhirnya tubuh Mbak siska Seperti kejang tanda akan segera turun larva yang panas dari bibir vaginanya.
      “Ochh.. Aku.. Ochh?” suara Mbak siska mengeluarkan sperma puncaknya.
      Selang beberapa menit kemudian aku juga mengeluarkan sperma kental dari lubang penisku.
      “Ushh.. Crot.. Crot.. Crot”
      Pagi, pukul 06.00 wita aku berpamitan pulang untuk kembali kerja walau dengan kepala agak pusing karena kurang tidur tadi malam.
      “Syamsul.. Apa aku bisa ketemu kamu lagi..? Soalnya kamu asyik dan unik” tanya Mbak Siska memelas.
      “Kenapa nggak.. Saya seneng bisa seperti ini. Pokoknya jalani aja apa yang telah terjadi hari ini dan hari yang akan datang selama bisa menjaga rahasia kita berdua dan satu lagi.. Jaga rasa juice melonnya ya..?” jawabku nakal.
      “Ichh.. Kamu nakal..” sela Mbak Siska dibarengi dengan cubitan ke arah lenganku.
      Begitulah kejadiannya yang begitu cepat berlalu dan tidak terasa satu tahun sudah perselingkuhan ini berlangsung. Dan kebetulan juga suami Mbak Siska juga suka berselingkuh seperti yang dituturkan Mbak Siska ke aku.
      DuniaSex Episode-2
      Yacht | "Let's Cruise To Fantasy Community"

      Keep Enjoying the Cruise

    2. #11
      garuda_big's Avatar
      [ds2] C A D E T
      2013
       
      awesome
       

      Status
      Offline
      Join Date
      Oct 2012
      Location
      Kota Karang
      Posts
      1,396
      Gender

      Thanks
      73
      Thanked 23 Times in 9 Posts

      jiah kok pakai aneh2 yah
      pakai minyak kayu putih aja
      Wah si siska malu2 mau ternyata, pertama pura2 jaim, akhirnya minta melulu
      DuniaSex Episode-2
      Yacht | "Let's Cruise To Fantasy Community"

      Keep Enjoying the Cruise

    Page 2 of 2 FirstFirst 12

    Tags for this Thread

    Bookmarks

    Posting Permissions

    • You may not post new threads
    • You may not post replies
    • You may not post attachments
    • You may not edit your posts
    •